PELATIHAN PEMBINAAN & PENANGANAN PEMBIAYAAN BERMASALAH

PELATIHAN PEMBINAAN & PENANGANAN PEMBIAYAAN BERMASALAH

Materi ini akan membahas pengertian dan pemahaman dan pelaksanan penyelamatan pembiayaan di perbankan syariah. Untuk setiap pembiayaan yang diberikan tidak menutup kemungkinan sebagian akan menjadi pembiayaan bermasalah atau Non Performing Loan (NPL). Pembiayaan bermasalah tsb diakibatkan karena faktor external atau internal bank. Bila tidak segera diselesaikan maka pembiayaan tersebut akan sulit tertagih dan akan menyebabkan  kerugian bagi bank dan akan mengurangi modalnya. Selanjutnya ekspansi pembiayaan bisa terhambat. Kebijakan dan prosedur ini akan dipakai sebagai acuan pejabat pembiayaan untuk menjalankan fungsinya sebagai unit bisnis, unit risiko dan unit support operation. Dengan mengikuti ketentuan-ketentuan tsb diharapkan kualitas pembiayaan yang diberikan akan menjadi lebih baik dan meningkat.

MANFAAT

  1. Mengetahui tanda-tanda pembiayaan bermasalah/ early warning system.
  2. Memahami sebab terjadinya pembiayaan menjadi bermasalah, menentukan langkah-langkah penyelesaiannya dan kriteria-kriteria untuk diselamatkan atau diselesaikan.
  3. Memahami cara penyelamatan pembiayaan misalnya dengan rescheduling, reconditioning dan restructuring (R3) atau dengan penyelesaian pembiayaan misalnya dengan penjualan agunan, lelang dsb.
  4. Memahami pengertian dan  proses pelaksanaan hapus buku dan hapus tagih.

SILABUS MATERI

  1. Pembiayaan bermasalah dan dampaknya terhadap CAMEL.
  2. Bedah timbulnya pembiayaan bermasalah
  3. Kelemahan dalam tahap analisis pembiayaan, tahap pemutusan pembiayaan dan pemantauan pembiayaan.
  4. 5’C Penyebab Pemberian Pembiayaan Tidak Sehat. 
  5. Tujuan penyelamatan pembiayaan, Kerangka kerja penyelamatan  & restrukturasi pembiayaan.
  6. Kebijakan dan prosedur penyelamatan pembiayaan.
  7. Penilaian 3 pilar kelaikan pembiayaan.
  8. Pedoman Pemantauan Penyelamatan Pembiayaan.
  9.  Akuntansi dalam Restrukturisasi Pembiayaan.

METODE PELATIHAN Program ini diselenggarakan secara klasikal dengan menerapkan kombinasi metode: ceramah Interaktif, studi kasus, dan diskusi, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

Leave a Reply